3G di Jakarta

September 26, 2006 on 2:27 pm | In Teknologi |

Setelah sempat mencicipi 3G dari Telkomsel pada 15-Sep-06 (launching Telkomsel 3G World pada 14-Sep-06), saya juga 3G nya Excelcomindo (XL) pada 22-Sep-06. Informasi tentang 3G bisa didapat dari masing-2 website:

Dari masing-2 website, terlihat bahwa XL lebih siap dibanding Telkomsel, dengan perbandingan:

  • Telkomsel
  • 100 BTS di Jakarta, rencana sampai 600 BTS sampai akhir tahun.

    • Belum ada International Roaming.

      • Gratis 5 menit pertama, selebihnya seperti tarif voice call (s.d. akhir Okt-06)
      • Tarif data Rp 12/kb
  • XL
  • 284 BTS di Jakarta, 41 di Surabaya, 30 di Bandung, 44 di Denpasar, 29 di Medan, 14 di Batam; Rencana 1000 BTS pada akhir Okt-06

    • International Roaming di 4 negara: Malaysia (Celcom), Singapore (M-1), Australia (Telstra), Hongkong (Hongkong CSL)
    • Gratis 6 menit pertama, selebihnya dikenakan 50% dari tarif reguler (s.d. 22-Okt-06)
    • Tarif data Rp 10/kb

    Hal lainnya adalah, keduanya sama-2 masih on-off, yaitu kadang-2 dapat sinyal 3G, kadang-2 sinyal GSM. Satu lagi, XL lebih luas jangkauannya, karena sudah saya coba di Sudirman & Ragunan, sedang Telkomsel hanya di wilayah Sudirman

8 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Thanks for the info on 3G, I was actually wondering how to enable Telkomsel 3G phone. I also plan to test the Excelcom 3G service soon as they launch.

    Comment by MB — September 28, 2006 #

  2. Mark,
    If you use Telkomsel, you must register by sending SMS with the word “3G” to 3636. THen you will receive a confirmation from Telkomsel. After that you will receive more SMS from Telkomsel regarding the phone setup, etc …
    For Excelcom, just call the Customer Service (by calling 818 from your XL number), then press 6 and 0 (CMIIW), ask the operator that you apply for 3G service.
    It’s quite easy, unless for the call center menu that sometimes “confusing”, it much be easier if we can just talk to the operator.

    Comment by ydub — September 29, 2006 #

  3. Saya prediksi, 3G tidak akan begitu berhasil di Indonesia, paling tidak taraf pemakaiannya hanya setingkat MMS.

    Kenapa?

    Masyarakat Indonesia, kebanyakan masih price-sensitive bukannya quality(speed)-sensitive.

    Dengan harga data 3G, Rp 10/kb (blm termasuk PPN), tidak ada bedanya dengan tarif GRPS, bahkan dalam beberapa hal lebih mahal. Disini satu-satunya keunggulan 3G hanya speed. Kita cenderung lebih rela menunggu download file lebih lama, tapi murah dibanding cepat tapi mahal.

    Nah,kalo mau video-call, HP 3G yg video Call masih mahal, rata-rata diatas 3 juta. Coba liat deh dijalan-jalan, orang2 kebanyakan masih pegang HP tulalit layar monokrom dgn harga dibawah 1 jt.
    Mending modalin bikin warung daripada beli HP 3G.

    Yah, ini cuma pandangan awal, kalo 3 G mau sukses, harus ada penurunan harga yang signifikan karena speednya tinggi, sehingga biaya yang dibebankan ke konsumen cepat sekali membengkak dengan Rp 10/kb.
    Ponsel 3G harus juga murah, setidaknya turun dilevel 2 jutaan, memang udah ada sih beberapa, tapi fiturnya blm optimal dan yang paling utama stabilitas koneksi harus stabil.

    Comment by Yudi — October 17, 2006 #

  4. XL ternyata memperpanjang promosi 3G sampai 22-nov !!

    Comment by ydub — November 1, 2006 #

  5. kalau ternyata 3G bisa digunakan,apa semua masyarakat pasti paham?belum ada sosialisasi berarti di daerah-daerah.lalu kapan?lagipula hanya telpon dan sms saja orang-orang kebanyakan sudah cukup.

    Comment by satria — February 18, 2007 #

  6. Saya rasa awareness memang penting, dan kadang ini “sedikit” terlupakan. Namun yang saya harapkan adalah, dengan adanya berbagai alternatif komunikasi data, dan ada kompetisi, maka harga akan terkoreksi (menyesuaikan) dengan sendirinya. Contohnya adalah Indosat (www.indosatm2.com) menyediakan Internet Broadband dengan 3g (dan HSDPA) dengan biaya bulanan yang menyamai Telkom Speedy (relatif lebih murah dibanding provider manapun), dan biaya kelebihan quota hanya 1/10 dari biaya GPRS biasa. Dan performance (kecapatan) yang didapat, sangat luar biasa. Saya pernah download dengan bandwidth 100 kBps, atau setara 800 kbps.

    Comment by ydub — February 26, 2007 #

  7. Mas Budi,

    Aku pemakai Indosat3G….tapi kecewa berat !
    Bulan pertama memang kenceng..tapi setelah itu intensitas sinyal menurun drastis sampai NO NETWORK :((

    Sudah coba hubungi CS –> Gak ada hasil…
    Sudah ke Galeri Indosat –> Gak ada hasil..
    Sudah ke kantor pusat IM2 di kebagusan –> Gak ada hasil suruh nunggu…karena mereka juga gak tau mesti gimana ?

    Buat Crew IM2 ? helllooooowwww…where are u !!!
    Aku nulis gini karena udah kesel bener….
    Yang bikin kesal itu kalo udah masalah gini kita gak bisa apa-apa karena kontrak ‘Mati’ 12 Bulan…

    Semoga jadi perhatian buat Team IM2… :((
    Internet buat aku jadi sarana cari duit…udah 4 hari gak konek dengan normal….sedih…ini pun pakai laptop di luar rumah :((
    Investor gue pada ngamuk gak ada report X(

    Comment by Adi Priono — June 27, 2007 #

  8. Halo Adi,
    Selama ini saya pakai sih bagus-2 aja, tergantung lokasi. Kalau di rumah malah sudah improve, tadinya cuma dapat GPRS, sekarang udah sekitar 1 bulan lebih bisa 3G HSDPA, meski sinyal cuma 1 bar :)
    Sedih juga sih, kalau komplain gak ditanggapi. Kalau gak ada kemajuan, bisa pada lari tuh pelanggan …

    Comment by budi — July 9, 2007 #

Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Hosted at WebhostingBuzz Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^
robtex