Categories

Mini foto studio di rumah

Setelah beberapa minggu jarang mengunjungi situs FN, pagi ini lihat di forum “bursa lain-lain”, ada penawaran menarik “(FS) Studio Lighting2, tripod2, sofbox2, payung2, barndoor1, honeycomb1, filter1set, tas1 (new 100%, garansi & murah) Rp 2jt 250 rb“. Berikut cuplikan isinya:

========================================================

Murmergus

1. Tronic Jumbo (2 unit) :
Flash Power (WS) : 110 ws
Flash Index (GN) : 32 m
Out Put Control : Full to 1/8 – stepless
Recycling Time (S) : 0.5-3 S
Modelling Lamp : 60 W
Flash Duration : 1/500-1/800 S
Color Temperature : 5600 – 5800 K
Power Source : AC180-250V / AC100-140V
Fuse : 3 A
Flash Triggering Method : Test button, Infra Red, Syncro Cable
Dimension : 180x107x107 mm
Weight : 0.52 kg
Kelengkapan lainnya: Standar Reflector (nempel di lampu), Power Cord, Sync Cable, Fuse (2pcs), Modeling Lamp, Manual Book.
Material : bahan luar lampu (cashing) plastik sejenis atom, seperti body blitz umum, cuma lebih tebal, rapi dan halus “finishing”nya.
Garansi Resmi Distributor : 1 bulan. Service centernya di Jakarta.
Suku cadang lampu : tersedia setiap saat.

2. Tripod merk “Excell” – hero 1 (2 unit) :
Minimum Leght : 720 mm
Maximum Lenght : 2220 mm
Net Weight (g) : 900 mm

3. Soft Box – Jumbo series 40 x 60 (2bh). Fungsinya :
men”soft”kan cahaya, merata dan halus. Didalamnya ada diffuse tambahan seperti tudung kain terbentang yg bisa di ‘cucuk-cabut”.

4. Umbrella White Transparant (2bh). Fungsinya :
Perumpamaan: kalo diambil tingkatan, pake standar reflector (mangkok luar pada lampu) cahaya – Keras pertama, Umbrella Sliver/Black – Keras kedua, Umbrella White Transparent ini agak Keras jadi posisi ketiga, dan Soft Box yang paling lembut cahayanya.

5. Barn Door, Honey Comb, Filter Color (masing-masing 1 unit), Fungsinya :
Barn Door : jendela arah cahaya yg bisa diatur dan sbg dudukan honey comb dan filter color.
Honey Comb : supaya cahaya lebih terarah, untuk eksperimen, juga buat hair light bisa.
Filter Color : efek warna, mengolah warna, bahkan menambah aksen warna tertentu (Red, Blue, Yellow, White).

6. Bag Lighting set (1 bh) : Bahan seperti tas umumnya, kaku yg lentur dan berbusa keras, tali jinjing dgn cengkraman busa dan anti slip, pada bahu juga ada busa dan anti slip juga. Peralatan studio diatas, semua masuk dengan “safety” ke-tas ini semua (space terpakai 75%), sisa 25% ruang, sehingga dapat menaruh perlengkapan lainnya. Didalamnya ada “skat” pembatas dari busa keras, ber-magic strap, dapat di “stel” sesuai kebutuhan, agar aman dari benturan.

TOTAL RP. 2.250.000,- PAS (no onkir)

========================================================

Pagi itu juga langsung SMS ke orangnya, dan janjian jam 3 sore ketemu untuk test alat sekalian ambil barangnya. Setelah “training” cara pasang alat-2 tsb, dan sekalian testing, langsung deh bayar & bawa pulang.

Karena masih minim pengetahuan tentang studio lighting , pertama ambil foto gambarnya gelap (remang-2), seperti gak pakai lampu. Trus cari info di forum FN, nemu deh yang ini: “[WTA] Mohon pencerahan, pake lighting dengan speed tinggi jadi gelap“. Berikut cuplikan dari jawaban Salahudin Damar jaya:

========================================================

Pada pemotretan dengan flash dan menggunakan rana full mekanik, kecepatan tertinggi yang di izinkan adalah 1/250 (bergantung kamera dan tipenya sih, ada yang 1/125 ada juga yang 1/200) ini disebabkan kaena, pada kecepatan diatas itu maka rana kedua sudah keburu menutup, semakin tinggi kecepatannya semakin kecil celah rana yang membuka.

Dik djohan kenapa harus pake kecepatan tinggi?, kalo motretnya di studio (sumber cahaya hanya dari flash), soalnya tidak akan ada perbedaan pencahayaan pada rana 1/60, 1/125 maupun 1/250. apa lagi jika ruangannya cukup gelap, pake kecepatan 1 detik pun tidak akan ada perbedaannya. perbedaan pencahayaan hanya akan terjadi jika kita merubah ISO dan diafragma saja. kenapa ini terjadi?, karena durasi menyala flash sudah sangat cepat (berkisar 1/800 – 1/10.000, untuk flash studio) sehingga faktor rana jadi tidak dominan, terkecuali jija kita memotret di luar ruangan sehingga untuk mengimbangai cahaya yang kuat kita harus memakai kecepatan diatas kecepatan maks sincro, untuk itu kita harus punya kamera dan flash yang mempunyai fasilitas FP.

========================================================

Dengan konfigurasi berikut, didapat hasil foto indoor (studio) yang lumayan oke:

  • Canon EOS 350D
  • Canon 50mm f1.8
  • Canon Speedlite 430EX
  • 2 Tronic SS110 dengan 1 softbox & 1 transparent umbrella

Berikut ada beberapa link tentang studio lighting:

67 comments to Mini foto studio di rumah

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>